Manfaat Lobak bagi Kesehatan

lkhasiat_lobak_putih
Lobak putih yang merupakan tanaman umbi-umbian dan memiliki aroma yang kuat serta khas ternyata mengandung berbagai vitamin yang bermanfaat bagi tubuh manusia yaitu vitamin A, B1, B2, dan kandungan zat kimiawi seperti niasin, minyak atsiri, kolin, serat kasar, kalsium, fosfor, zat besi dan asam oksalat.

Manfaat Lobak Putih
Daun Lobak putih juga memiliki kandungan minyak atsiri, vitamin A dan C sedangkan biji lobak memiliki kandungan 30%-40% minyak lemak dan minyak atsiri. Zat-zat tersebut merupakan antibiotik untuk beberapa jenis bakteri dan antioksidan.

Khasiat lainnya dari Lobak Putih antara lain :
Dapat mengobati sakit perut kembung, disentri, sembelit, sering sendawa, radang saluran nafas, gondokan, batuk. Dan juga mecegah terserang influenza, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, TBC paru-paru dan asma, keracunan akibat dari gas arang; singkong; jamur makanan.

Tanaman Lobak putih juga mengatasi kanker, batu ginjal, pengerasan hati, lukar bakar, bisul, eksim, haluskan kulit, dan mengurangi nafsu makan yang berlebihan.

Manfaat Lobak Putih dan cara penggunaannya:

1. Pengobatan Bisul
Siapkan Umbi Lobak secukupnya kemudian Blender atau diparut. Tambahkan dengan cuka beras putih. Kemudian oleskan di tempat bisul.

2. Pengobatan Asma
Siapkan 200 gram umbi lobak putih lalu di jus.Tambahkan 50 cc jus jahe dan direbus sampai mendidih. Tambahkan madu diminum airnya selagi hangat

3. Pengobatan Batuk
Siapkan 100 gram umbi lobak putih dan 9 gram kulit jeruk mandarin. Kemudian semua bahan direbus dengan 500 cc air meninggalkan 200 cc.
Ramuan disaring dan minum airnya selagi hangat.

4. Pengobatan gangguan paru-paru disertai batuk darah atau pendarahan hidung
Siapkan 100 gram umbi lobak putih kemudian jus dan diminum setiap hari.

5. Pengobatan masalah pencernaan
Siapkan 200 gram umbi lobak tambahkan buah angco. Masak menjadi kuah kemudian diminum 1-2 kali sehari

6. Pengobatan Influenza
Siapkan 250 gram umbi lobak diiris tipis tambahkan gula pasir secukupnya kemudian direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc.
Saring ramuan dan minum airnya dalam keadaan masih hangat.

7. Mengurangi nafsu makan berlebihan
Siapklan 200 gram umbi lobak dan 200 gram umbi wortel. Kedua bahan di jus dan diminum

8. Pengobatan penyakit jantung
Siapkan 250 gram umbi lobak dipotong kecil dan 30 gram daun dewa segar. Rebus kedua bahan tadi menggunakan 800 cc air sampai tertinggal 400 cc
Saring dan minum air ramuan itu 2 kali sehari masing masing sebanyak 200 cc

9. Mencegah perut kembung
Siapkan 150 gram umbi lobak, 5 gram kulit jeruk mandarin yang telah dikeringkan, 3 butir cengkeh, 1 jari kayu manis, 5 gram biji pala dan 3 butir kapulaga.
Rebus semua bahan menggunakan 500 cc air sampai tertinggal 200 cc. Saring dan diminum air ramuan tersebut.

10, Menurunkan Hipertensi
Siapkan 100 gram umbi lobak segar kemudian di Jus. Minumlah jus ini 2 kali sehari setiap kali minum sebanyak 150 gram.
Atau menggunakan 100 gram umbi lobak ditambahkan 1 buah apel kemudian diparut lalu diambil airnya. Gunakan air ramuan tersebut untuk memblender 75 gram seledri dan tambahkan air perasan jeruk mandarin dan gula pasir secukupnya kemudian minum secara teratur.

Mollusca

1. Ciri-ciri Mollusca
Mollusca berarti hewan yang bertubuh lunak. Sering kita jumpai hewan ini, baik di darat ataupun perairan. Hewan ini memiliki sifat kosmopolit, artinya hewan ini terdapat di mana-mana. Hewan ini sebagian besar dilindungi oleh cangkang meskipun ada juga yang tidak memiliki cangkang. Mollusca sudah memiliki sistem pencernaan, peredaran darah, respirasi, ekskresi, reproduksi, dan juga sistem saraf.
2. Klasifikasi
Mollusca dibagi menjadi 5 kelas, yaitu:
a. Amphineura
Saat ini sudah dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu:
1) Aplacophora (tidak bercangkang)
2) Monoplacophora (bercangkang tunggal/satu sisi)
3) Polyplacophora.
Hewan ini memiliki ciri-ciri, yaitu cangkangnya memiliki susunan yang bertumpuk-tumpuk seperti susunan genting, hidupnya melekat di dasar perairan. Pada mulutnya dilengkapi dengan lidah parut atau radula. Contohnya adalah Chiton.
b. Bivalvia
Hewan ini disebut sebagai bivalvia karena tubuhnya dilindungi oleh cangkangnya yang setangkup, memiliki tubuh simetri bilateral. Hewan golongan ini bernapas dengan insang yang berlapis-lapis yang berbentuk seperti lembaran sehingga disebut juga sebagai Lamelibranchiata (lamela = lembaran, branchia = insang). Dari celah cangkangnya akan keluar kaki yang pipih seperti mata kapak sehingga hewan ini disebut juga Pelecypoda (pelecy = pipih, podos = kaki). Di bagian bawah cangkang terdapat mantel, yang terdiri atas jaringan khusus yang digunakan untuk membungkus alat-alat dalam, seperti alat pencernaan, alat reproduksi, insang, saraf ataupun jantung. Sistem peredaran darahnya terbuka. Di bagian belakang mantel ada sifon yang digunakan untuk jalan masuk dan keluarnya air. Salah satu contoh hewan yang termasuk dalam kelas ini adalah Maleagrina margaritivera (kerang mutiara). Cangkang kerang terdiri atas 3 lapisan, yaitu:
1) Lapisan periostrakum, merupakan lapisan paling luar dan tersusun atas zat tanduk.
2) Lapisan prismatik, merupakan lapisan tengah yang tebal, terdiri atas zat kapur.
3) Lapisan nakreas, merupakan lapisan paling dalam yang tersusun atas zat-zat kapur yang halus. Lapisan ini disebut juga sebagai lapisan mutiara. Contoh spesies yang lain adalah: Asaphis detlorata (remis), Pecten, Ostrea (tiram).
c. Gastropoda
Sesuai dengan namanya, gaster artinya perut dan podos adalah kaki, Gastropoda adalah anggota phylum Mollusca yang menggunakan perut sebagai kaki atau berjalan dengan menggunakan perutnya. Semua Gastropoda memiliki cangkang sebagai pelindung kecuali Vaginulae. Contoh spesiesnya adalah Achatina fulica (bekicot). Bekicot merupakan hewan hermafrodit, alat reproduksinya adalah ovotestes. Alat ini mampu menghasilkan ovum dan sperma, namun dalam fertilisasinya tetap membutuhkan individu lain. Alat pernapasannya adalah insang untuk yang hidup di perairan dan paru-paru untuk yang hidup di darat. Memiliki sistem peredaran darah terbuka dan memiliki sistem pencernaan makanan yang sempurna. Pada mulut terdapat alat-alat, seperti rahang, gigi parut (radula), dan lidah. Memiliki dua pasang antena, sepasang antena panjang yang dilengkapi bintik mata untuk membedakan gelap dan terang serta sepasang antena pendek sebagai indra peraba dan pembau. Contoh-contoh yang lain adalah: Lymnaea (siput), Melania (sumpil).
d. Schapopoda
Hewan ini hidupnya ada di dasar perairan atau terpendam dalam pasir atau lumpur. Contoh spesiesnya adalah Dentalium vulgare. Cangkang hewan ini mirip dengan bentuk gading namun memiliki ujung yang terbuka.
e. Chepalopoda
Hewan- hewan yang tergolong kelas Chepalopoda adalah hewan yang memiliki kaki yang terdapat di kepala. Chepal artinya kepala dan podos artinya kaki. Memiliki sistem peredaran darah terbuka. Sistem reproduksi dengan peleburan antara sperma dan ovum, jadi ada hewan jantan dan betina. Bergerak dengan menggunakan tentakel atau lengan yang terdapat di kepala. Kecuali pada Nautilus, Chepalopoda memiliki kantong tinta yang dapat digunakan untuk mempertahankan diri dari pemangsa. Contoh: Loligo ( cumi-cumi), sotong, Octopus (gurita), Nautilus. Nautilus mempertahankan diri dengan merubah warna kulitnya sesuai dengan warna tempat lingkungan hewan ini berada.
3. Peranan Mollusca
Dalam kehidupan sehari-hari peranan Mollusca antara lain sebagai sumber protein hewani (contohnya bekicot dan kerang) dan sebagai bahan hiasan (contohnya cangkang kerang laut) dan penghasil mutiara. Selain itu, ada juga yang merugikan, yaitu Teredo navalis yang merusak kayu pada kapal dan juga sebagai inang antara dari cacing parasit dan juga hama tanaman (contohnya siput).

Manfaat kerang

KerangKampak
Kerang adalah salah satu jenis Seafood yang umunya menjadi makanan masyarakat pesisir. Sekarang, kerang pun telah menjadi salah satu makanan favorit dikota-kota besar bahkan manca negara. Kerang dikenal mengandung banyak manfaat alami untuk kesehatan dan obat bagi berbagai penyakit seperti penyakit kuning atau keracunan.
Meski kerang sangat baik dikonsumsi, sebaiknya Anda perhatikan beberapa tips berikut ini :

Pilihlah kerang mentah yang masih segar dan cangkangnya utuh, tidak retak atau pecah. Cangkang kerang atau tiram yang masih hidup akan segera menutup bila dipegang dengan tangan.
Dianjurkan mengonsumsi kerang dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang daripada digoreng untuk mendapatkan kandungan nutrisi dan manfaat terbaik. Kerang segar juga disajikan mentah pada beberapa warung atau restoran penyaji sea food.
Kerang mengandung kolesterol yang cukup tinggi 67 mg/ 100gr, dan konsumsi kolesterol per hari yang dianjurkan maksimal sekitar 300 mg. Tidak dianjurkan mengkonsumsi kerang berlebihan. Satu porsi kecil setiap harinya sudah cukup untuk mendapatkan semua manfaatnya.
Kerang mengandung basa purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Pengidap penyakit asam urat atau gout lebih baik menghindari atau membatasi konsumsi kerang.

Mengonsumsi seafood, termasuk kerang minimal 1-3 kali per bulan dapat mencegah terjadinya serangan stroke iskemik. dan apabila kita mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 3 setiap hari, misalnya kerang, risiko terjadinya penyakit jantung koroner akan menurun secara signifikan. Seperti dalam sebuah di Jepang terhadap 41.578 pria dan wanita usia 40-59, yang di muat dalam jurnal Circulation, pada januari tahun 2006 yang lalu.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari kerang dianjurkan untuk mengkonsumsi kerang yang dimasak dengan cara direbus atau dipanggang daripada kerang yang dimasak dengan cara digoreng. Kerang dan makanan laut lainnya adalah sumber utama zat gizi mineral seperti iodium (I), zat besi (Fe), seng (Zn), kalsium (Ca), fosfor (P), kalium (K), selenium (Se), fluor (F), asam lemak omega 3 dan lain – lain. Mineral yang terkandung dalam makanan laut lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan yang berasal dari serelia dan kacang-kacangan.

Manfaat lain dari kerang adalah sebagai bahan makanan yang mampu meningkatkan vitalitas. Billy Goldberg, M.D seorang psikiater dan ahli bedah UGD warga amerika serikat bekerja sama dengan Mark Leyner seorang peneliti dan kajian kesehatan dalam buku mereka “Why Do Men Have Nipples” ; menyatakan bahwa kerang jelas mempunyai bentuk yang bisa di hubungkan dengan anatomi tubuh tertentu, tetapi ini tidak menjadikan makanan ini obat perangsang. Walaupun belum ada penelitian yang benar – benar membuktikan kebenaran dari beberapa teori yang telah di buat tentang kerang. Kerang mengandung banyak vitamin dan mineral, terutama seng. Seng mampu mengendalikan kadar progesteron, yang mempunyai pengaruh positif terhadap libido manusia.